

Doing nothing alias nggak ngapa-ngapain bukan berarti kamu malas. Kadang, itu justru bentuk paling tulus dari self-care yang kita butuhkan di tengah hidup yang makin sibuk dan serba cepat. Di dunia yang selalu minta kita untuk produktif 24/7, diam dan rebahan bisa jadi bentuk perlawanan kecil yang justru bikin kita waras.
Bayangin aja, setiap hari kita dikejar target, deadline, kerjaan numpuk, kelas back-to-back, sampai notifikasi HP yang nggak ada habisnya. Otak dan tubuh kita capek, bro. Tapi sayangnya, banyak dari kita yang merasa bersalah kalau sehari aja nggak produktif. Padahal, melambat dan berhenti sejenak itu penting banget buat jaga kewarasan mental.
The Power of Doing Nothing
Bukan cuma mitos atau alasan buat mager, doing nothing itu punya kekuatan tersembunyi. Otak kita butuh waktu buat istirahat, kayak HP yang perlu di-charge. Saat kita duduk santai sambil ngopi, rebahan sambil dengerin lagu, atau sekadar menatap langit sore, itu semua adalah bentuk reset buat pikiran kita. Banyak ide-ide keren justru muncul pas lagi nggak ngapa-ngapain. Kreativitas butuh ruang, dan ruang itu seringnya muncul di tengah keheningan. Lagi pula, nggak ada manusia yang sanggup 100% produktif terus. Kita bukan robot. Ngasih diri sendiri waktu buat pause adalah bentuk kasih sayang ke diri sendiri. Dan itu valid banget.
Nggak Harus Ke Mana-Mana Buat Nikmatin Momen
Anak muda zaman sekarang kadang suka FOMO (Fear of Missing Out), ngerasa harus selalu ada di acara seru, nongkrong di tempat hits, atau update story tiap menit. Padahal, ketenangan kadang datang dari hal-hal simpel. Contohnya ngobrol santai sama circle kamu, atau bahkan diem bareng sambil scroll TikTok tanpa ekspektasi apa-apa. Momen kayak gitu bukan momen buang-buang waktu. Itu adalah cara kita menjaga hubungan, recharge energi, dan reconnect sama diri sendiri.
Baca juga:
Jadikan Doing Nothing Sebagai Rutinitas Sehat
Coba deh, kasih waktu 15-30 menit setiap hari buat nggak ngapa-ngapain. Serius. Tanpa scrolling medsos, tanpa mikirin kerjaan. Bisa sambil duduk di pojokan kamar, hingga dengerin lagu lo-fi. Kasih waktu buat pikiran kamu mengendap dan napas kamu stabil. Kuncinya adalah sadar bahwa nggak ngapa-ngapain itu bukan buang-buang waktu, tapi justru investasi buat kesehatan mental kamu. Dan bonusnya, kamu bakal balik lagi ke aktivitas harian dengan pikiran yang lebih fresh.
Jadi kalau kamu lagi ngerasa penat, bosen, atau cuma pengen diem aja, ya lakuin. Nggak usah ngerasa bersalah. Rebahan itu perlu, istirahat itu penting, dan ngopi sambil merenung itu bisa jadi healing yang underrated.
Cobain deh chill bareng circle kamu di Circle K. Nikmatin Es Kopi Susu Gula Aren yang nyegerin ditemani Cheese Burger yang gurih, bisa jadi kombinasi pas buat recharge mood kamu. Biar momen doing nothing kamu jadi makin bermakna dan (diam-diam) produktif.